FUNGSI TERBARU ALAT GELAS KIMIA DI LABORATORIUM

Sunday, April 22nd 2018. | Berita

Alat KimiaKali ini saya akan membicarakan tentang faedah alat gelas yangseringkali ada di laboratorium. Semoga bisa berfungsi buat semuanya.

1. Buret
Buret bermanfaat untuk mengukur volume cairan yang terbit seperti pipet. Pada buret ada kran untuk menerbitkan atau menghentikan cairan yang terbit dan volumenya bisa diketahui pada skala yang tercantum pada buret.Buret terutama dipakai untuk titrasi.
Untuk lebih jelas mengenai buret dapat baca Cara Menggunakan dan Membersihkan Buret

2. Botol Timbang
Botol timbang bermanfaat untuk menilai kadar air sebuah zat. Di samping itu dipakai untuk menyimpan bahan yang bakal ditimbangkhususnya untuk bahan cair yang mempunyai sifat higroskopis. Saat menimbang zat cair yang mempunyai sifat mudah menguap botol timbangmesti dalam situasi tertutup supaya tidak terjadi penguapan.

3. Corong Gelas/Kaca
Corong gelas/kaca bermanfaat untuk mengalihkan cairan dari wadah yang satu ke wadah yang lain khususnya wadah yang bermulut kecil. Di samping itu dipakai untuk proses penyaringan dengan memakai kertas saring.

4. Desikator/Eksikator
Desikator atau Eksikator ialah wadah tertutup tercipta dari kaca yang di dalamnya mengandung silika gel.
Fungsi dari desikator ialah untuk menyimpan bahan atau wadah sebelumdilaksanakan penimbangan. Selain tersebut juga guna menyimpan bahansupaya tetap dalam situasi kering

5. Erlenmeyer
Erlenmeyer bermanfaat untuk menampung larutan yang bakal dititrasi pada proses titrasi. Dalam mikrobiologi erlenmeyer dipakai untuk pembiakan mikroba. Erlenmeyer tidak dapat dipakai untuk mengukur volume.

6. Gelas Arloji
Gelas arloji bermanfaat untuk menimbang bahan-bahan kimia yangmempunyai sifat higroskopis, sebagai penutup saat mengerjakan pemanasan bahan kimia, dan sebagai wadah guna mengeringkan sebuah bahan dalam desikator.

7. Gelas Piala/ Beaker Glass
Gelas piala atau Beaker glass bermanfaat sebagai wadah guna melarutkansebuah zat atau bahan kimia, guna menampung zat kimia yang mempunyai sifat korosif, dan sebagai wadah untuk membaur dan memanaskan cairan. Untuk menangkal kontaminasi atau hilangnya cairan dapat dipakai gelas arloji sebagai penutup.
Gelas piala tidak dapat dipakai untuk mengukur volume.

8. Gelas Ukur
Gelas Ukur bermanfaat untuk mengukur volume segala benda, baik padat maupun cair pada sekian banyak  ukuran volume. Selain tersebut juga dapat dipakai untuk merendam pipet dalam asam pencuci.

9. Labu Takar /Ukur
Labu Takar bermanfaat untuk menyiapkan larutan dalam kimia analitik yangfokus dan jumlahnya diketahui dengan tentu dengan keakuratan yangpaling tinggi. Alat ini sangat sesuai digunakan guna mengukur sesuatu dengan keakuratan yang tinggi sebab di unsur leher ada lingkaran graduasi, volume, toleransi, suhu kalibrasi dan ruang belajar gelas. Pada lehernya pun ada tanda batas yang mengindikasikan volume sebagaimana tercantum pada badan labu takar. Biasanya berwarna transparan, namun ada pun yang berwarna gelap. Biasanya dilengkapi dengan penutup dari bahan tahan bahan kimia laksana polietilen atau dapat pun dari gelas.

10. Pengaduk Kaca
Pengaduk kaca bermanfaat untuk mengaduk larutan supaya tetap homogen atau supaya zat padat cepat larut.

11. Petridish atau Cawan Petri
Petridish atau Cawan Petri bermanfaat untuk pembiakan bakteri dalam laboratorium mikrobiologi, sebagai lokasi untuk menimbang bahan, danpun sebagai lokasi untuk mengeringkan bahan sampel.

12. Piknometer
Piknometer ialah alat yang bermanfaat untuk mengukur nilai massa jenis atau densitas dari fluida.

13. Pipet Volume/Pipet Gondok
Pipet volume atau pipet gondok ialah salah satu perangkat ukur kuantitatif dengan tingkat kecermatan tinggi, ditandai dengan bentuknya yang ramping pada penunjuk volume dan melulu ada satu ukuran volume.
Pipet Volume bermanfaat untuk mengalihkan cairan dari satu wadah ke wadah yang lain, seringkali untuk mengalihkan larutan baku primer atau sample pada proses titrasi.

14. Pipet Ukur
Pipet ukur bermanfaat untuk mengalihkan suatu cairan dari wadah satu ke wadah yang lainnya, cuma guna pipet yang satu ini memiliki ukuran graduasi volume yang lebih presisi.
Di pasaran pipet jenis ini terdapat dalam sekian banyak  ukuran yakni pipet ukur 1, 2, 5, 10, dan 25 ml.

15. Pipet Tetes
Pipet tetes (drop pipette) bermanfaat membantu mengalihkan cairan dari wadah yang satu ke wadah yang beda dalam jumlah yang paling kecil tetes demi tetes.

16. Labu Pemisah/Corong Pemisah
Labu Pemisah atau Corong Pemisah bermanfaat untuk memisahkan gabungan larutan yang mempunyai kelarutan yang berbeda. Biasanya dipakai dalam proses ekstraksi.

17. Tabung Reaksi
Fungsi tabung reaksi ialah sebagai wadah guna mereaksikan dua atau lebih larutan / bahan kimia,dan guna pengembangan mikroba.

Itulah sejumlah jenis perangkat gelas laboratorium dan kegunaannya. Untuk manfaat alat non gelas dapat dilihat di Kegunaan Alat Non Gelas di Laboratorium
Semoga berfungsi